SBSN PTKIN
Online Services
Pengunjung
17312881
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2032
5092
2032
17274112
141765
163249
17312881
Your IP: 3.88.156.58
Tanggal : 26-05-2019 11:06:18
Jumat, 03 Mei 2019 17:20

Tulungagung – Bahasa Arab adalah salah satu bahasa terpenting dalam dunia pendidikan Islam. Termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) seperti Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung. Karena salah satu sumber terbesar keilmuan di PTKIN adalah berupa teks-teks Bahasa Arab. Belum lagi bahasa ini juga merupakan bahasa dengan penutur terbesar keempat setelah Bahasa Inggris. Maka dari itu Pascasarjana terus berupaya meningkatkan pengembangan Pendidikan Bahasa Arab, salah satunya dengan Seminar Internasional yang diselenggarakan pada Jum’at pagi (03/05/2019) di Auditorium Lantai 5 Pascasarjana IAIN Tulungagung.

Dibuka langsung oleh Direktur Pascasarjana, Akhyak, ada kurang lebih 340 peserta hadir memadati Auditorium tempat digelarnya seminar tersebut.

 
Jumat, 26 April 2019 21:45

Tulungagung - Kamis 25 April 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Tulungagung menggelar acara bertajuk “Peluang dan Tantangan Kajian Manuskrip Nusantara.”Acara tersebut diadakan oleh LP2M berkolaborasi dengan Digital Repository of Endagered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA), Institute for Javanese Islam Research (IJIR) IAIN Tulungagung, dan Center of Fikih Nusantara (C-Finus) IAIN Tulungagung. Kegiatan tersebut dilakasanakandi Aula Rektorat Lantai III IAIN Tulungagung.

Pemantik dalam acara tersebut adalah Muhammad Nida’ Fadlan yang merupakan member aktif dalam proyek-proyek penelitian DREAM-SEA sekaligus pengelola Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Nida’, panggilan akrab Muhammad Nida’ Fadlan, sengaja diundang ke IAIN Tulungagung untuk memantik semangat kalangan sivitas akademika IAIN Tulungagung untuk “mengawetkan” manuskrip-manuskrip kuno Nusantara.

 
Kamis, 25 April 2019 11:14

Tulungagung – Pemuda, dalam hal ini termasuk Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung diharapkan untuk ikut pro aktif dalam rangka melakukan pencegahan tindak pidana korupsi di manapun berada. Karena pada prinsipnya pemberantasan korupsi tidak hanya bisa dilakukan dengan penindakan kepada pelaku, tapi juga dengan pencegahan. Hal tersebut disampaikan oleh Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Budi Santoso dalam Studium Generale yang diselenggarakan Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (PUSKOD) IAIN Tulungagung pada Senin pagi (22/04/2019) di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat.

“Penindakan itu penting untuk memberikan efek jera pada pelaku atau bagi yang masih akan melakukan, namun pencegahan tidak kalah penting karena bisa menjauhkan dari dampak terjadinya korupsi kepada masyarakat,” kata Budi.

 

Page 1 of 106

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
Hubungi Kami

Jl.Mayor sujadi timur No 46 Tulungagung
0355 - 321513

0355 - 321656

info[at]iain-tulungagung.ac.id