Online Services
External Link
Pengunjung
11379722
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
376
5952
6328
11270887
343014
281438
11379722
Your IP: 66.249.71.251
Tanggal : 27-06-2016 01:51:41
Kamis, 23 Juni 2016 15:12

Tulungagung – Sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 52 tahun 2014 bahwa diharapkan agar seluruh instansi pemerintah membentuk Zona Integritas (ZI). Untuk itulah maka pada Selasa (21/06) diselenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas IAIN Tulungagung. Dalam sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Irjen Kemenag RI, Dr. M. Jasin.

Saat memberikan sambuatan dalam pembukaan acara tersebut, Rektor IAIN Tulungagung, Dr. Maftukhin, M.Ag. menyampaikan bahwa Acara sosialisasi ini merupakan salah satu wujud dari impelementasi pelaksanaan reformasi birokrasi dalam mewujudkan good governance yang telah dicanangkan sejak tahun 2010.

Pimpinan IAIN Tulungagung berterima kasih atas kehadiran Irjen Dr. M. Jasin dalam acara Sosialisasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas IAIN Tulungagung. “Kehadiran Bapak Irjen menjadi pendorong semangat bagi upaya segenap sivitas akademika IAIN Tulungagung dalam rangka mewujudkan unit kerja IAIN Tulungagung sebagai WIlayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani)”, kata Rektor IAIN Tulungagung.

 
Senin, 30 Mei 2016 15:14

(Tulungagung) Institut Transvaluasi yang diadakan oleh jurusan Filsafat Agama, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Tulungagung berjalan dengan lancar, Rabu (25/06). Acara itu mengambil tema “Ancaman ‘Kepunahan’ Islam Jawa di Tengah Arus Islam-Transnasioal” dengan pemateri Ulil Abshar Abdalla. Pukul 08.30 WIB, Aula utama IAIN Tulungagung tidak kuat menampung para peserta diskusi, mulai dari mahasiswa, dosen dan civitas akademika IAIN Tulungagung ikut andil dalam perhelatan kajian keilmuan ini. Kedatangan Ulil Abshar Abdalla merupakan kali pertamanya ke Tulungagung.

Sambutan dari Dr. Maftukhin, M.Ag. selaku Rektor IAIN Tulungagung dimulai dengan Pemaparan mengenai Perbedaan tradisi keislaman disetiap daerah di Nusantara. Pusat peradaban tergantung pada lokasi letak geografis (gunung, laut, dataran), sehingga perbedaan itu akan menimbulkan keragaman terhadap Islam yang berkembang di Nusantara.

“Di bumi jawa, setiap agama yang berkembang itu, tentu akan mengalami penyesuaian-penyesuaian dengan tradisi dan adat tertentu. Maka, yang disebut sebagai kearifan tentu amat berbeda antar bangsa”, kata Rektor IAIN Tulungagung.

 
Kamis, 12 Mei 2016 09:00

Tulungagung-Berlangsung selama 3 hari, Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VI Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Jawa akhirnya ditutup pada Rabu Malam (04/05) di Aula Utama IAIN Tulungagung. Dihadiri oleh segenap anggota kontingen, wakil rektor masing-masing PTKIN, pejabat di lingkungan IAIN Tulungagung serta beberapa undangan, penutupan even tersebu berlangsung meriah. Dalam acara penutupan tersebut diumumkan semua juara dalam berbagai pertandingan dan lomba IPPBMM VI.

Ada hal menarik pada penutupan IPPBMM VI tersebut dari biasanya, karena ternyata perolehan juara yang sama diperoleh oleh dua kontingen PTKIN, yakni antara tuan rumah IAIN Tulungagung dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dibacakan oleh Wakil Rektor III IAIN Tulungagung, Dr. Nur Effendi, M.Ag., bahwa dari 14 nomor dari cabang lomba dan pertandingan kedua PTKIN tersebut secara rinci memperoleh 5 juara pertama, 4 juara kedua, dan 2 juara ketiga.

 

Page 1 of 48

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
Hubungi Kami

Jl.Mayor sujadi timur No 46 Tulungagung
0355 - 321513

0355 - 321656

info[at]iain-tulungagung.ac.id