Online Services
External Link
Pengunjung
10770433
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
847
8219
15163
10705394
15163
161168
10770433
Your IP: 66.249.71.198
Tanggal : 03-05-2016 04:02:58
Senin, 15 Februari 2016 12:02

(Tulungagung) Ada sesuatu yang betul-betul berbeda pada hari Senin, 15 Februari 2016 ketika kita memasuki lingkungan kampus IAIN Tulungagung. Setelah sekira dua bulan tampak lengang karena liburan semester, giliran pada hari tersebut tampak ramai dan terdengar kalimah thayibah dari setiap sudut kampus. Ya, pada hari itu para mahasiswa yang akan menapaki perkuliahan semester genap sedang melakukan istighotsah bersama dengan sivitas akademika masing-masing fakultas.

Dari pengamatan lapangan oleh Bagian Humas IAIN Tulungagung, di sebelah timur, yakni tepatnya gedung baru yang tahun 2015 lalu telah diselesaikan, sudah dipenuhi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Tulungagung. Tak jauh berbeda, meski dengan jumlah mahasiswa yang tidak terlalu besar, di depan Gedung Kantor Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum (FASIH) tampak berkerumun beralaskan tikar para mahasiswa FASIH tampak khusuk melaksanakan do’a bersama.

 
Senin, 07 Desember 2015 17:39

(Tulungagung) Senin (30/11), acara Ceramah Ilmiah dan Kebudayaan Institut Transvaluasi untuk Pengembangan Filsafat Agama dengan tema Perlindungan Hak-hak  Perempuan dalam Perspektif HAM dan Islam oleh Ust. Nakhai selaku Komisioner Komnas Perempuan RI. Kedatangan Ust. Nakhai di kampus IAIN Tulungagung membawa angin segar bagi pecinta diskusi. Apalagi kajian Gerder masih belum populer di lingkungan kampus. Acara tersebut bertempat di Aula Utama IAIN Tulungagung pada pukul 18.30-21.30 WIB dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, civitas akademika di lingkungan kampus IAIN Tulungagung, dan instansi luar.
Ust. Nakhai memaparkan sekilas tentang terbentuknya komnas perempuan. Komnas perempuan lahir tahun 1998 karena kerusuhan diberbagai kota besar yang ada di Indonesia. Terutama  yang berhubungan dengan kekerasan seksual. Pada saat itu, beberapa aktivis perempuan meminta pertanggungjawaban negara yang masih dipegang oleh presiden B.J. Habibie. Tahun kemarin, Komnas perempuan mencatat kekerasan terhadap perempuan.ada sekitar 300.000 korban yang melapor. Sumber didapat dari pemaparan korban langsung, lewat sms, telepon, dan Kementerian Agama.

 
Senin, 07 Desember 2015 17:35

(Tulungagung) Acara Ceramah Ilmiah dan Kebudayaan yang diadakan oleh Institut Transvaluasi untuk Pengembangan Filsafat dan Agama kini hadir dengan seri yang berbeda. Tentunya dengan seri yang menarik dan ditunggu oleh peserta diskusi. Seri yang diusung yaitu "Gender Equality/Equity: Antara Imaji Teoretik dan Kenyataan" dengan mengambil tema "Menalar Pandangan Hadist-hadist tentang Perempuan" oleh Dr. Salamah Noorhidayati, M.Ag., Rabu (11/11). Acara tersebut merupakan kegiatan rutin Jurusan Filsafat Agama dan bertempat di Aula Utama IAIN Tulungagung pada pukul 18.30-21.30 WIB. Acara yang spektakuler ini dihadiri Mahasiswa, Dosen, Civitas akademika di lingkungan IAIN Tulungagung.
Institut Transvaluasi dibuka dan diresmikan oleh Bapak Dr. Abad Badruzaman, Lc. M.Ag selaku Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah  IAIN Tulungagung. Dalam sambutannya beliau memberikan selamat kepada Institut Transvaluasi yang menjadi kebanggan FUAD dan IAIN Tulungagung karena kegiatan berdiskusi yang diselanggarakan ini dikelola secara profesional, tertib pesertanya, tertib acaranya, tertib pengambilan  fotonya dan didokumentasikan melalui media online.

 

Page 1 of 45

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
Hubungi Kami

Jl.Mayor sujadi timur No 46 Tulungagung
0355 - 321513

0355 - 321656

info[at]iain-tulungagung.ac.id