Senin, 04 Oktober 2021 17:23
Print
Tulungagung - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung mulai menyelenggarakan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada hari ini, Senin 4 Oktober 2021. Hari pertama PTMT diikuti oleh sekitar 900an mahasiswa semester 1 yang terbagi dalam 82 kelas. Kegiatan perkuliahan di dalam kelas dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.
 
Ini merupakan perkuliahan tatap muka pertama kali sejak mewabahnya virus Covid-19 di Indonesia dan seluruh dunia. Perkuliahan secara luring terakhir kali dilaksanakan pada awal Maret 2020, atau satu setengah tahun yang lalu.
 
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Maftukhin, M.Ag., memantau langsung pelaksanaan PTMT hari pertama. “Alhamdulillah, hari pertama PTMT berlangsung lancar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hasil rekap absensi kelas, ada 900an mahasiswa yang hadir,” ujarnya.
 
Rektor UIN SATU Tulungagung pertama kali menyampaikan rencana pelaksanaan PTMT pada saat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat Tulungagung pada 18 September 2021. Di hadapan Gubernur Jawa Timur dan Bupati Tulungagung, Rektor menyampaikan kesiapan UIN SATU Tulungagung untuk menyelenggarakan PTMT, mengingat level PPKM Kabupaten Tulungagung terus menurun.
 
Pelaksanaan PTMT ini didasarkan pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam tanggal 30 Agustus 2021 Nomor B-2721.1/DJ.I/PP.00.9/08/2021 tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun Akademik 2021/2022 Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Surat edaran ini menyebutkan bahwa PTMT boleh dilaksanakan bagi mahasiswa semester 1 dan 3 dengan mempertimbangkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada masing-masing daerah.
 
Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Rektor UIN SATU Tulungagung menerbitkan Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 tanggal 31 Agustus 2021 tentang Penyelenggaraan Perkuliahan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Institut Agama Islam Negeri Tulungagung Tahun Akademik 2021/2022 Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Dalam surat edaran ini disebutkan bahwa perkuliahan diselenggarakan bagi mahasiswa semester 1 dan 3, kegiatan praktikum, dan madrasah diniyah pada Ma’had Al-Jami’ah.
 
Sebagai persiapan pelaksanaan PTMT, UIN SATU Tulungagung melakukan pendataan vaksinasi bagi seluruh mahasiswa untuk mengetahui jumlah mahasiswa yang sudah dan belum divaksin. Selain itu, UIN SATU Tulungagung juga menginstruksikan kepada seluruh mahasiswa untuk mengisi formulir persetujuan orang tua. Kedua data menjadi pertimbangan utama dalam penyiapan pelaksanaan PTMT.
 
Berdasarkan hasil pendataan dan persiapan, kampus memutuskan bahwa PTMT dilaksanakan untuk pembelajaran Madrasah Diniyah. Menindaklanjuti kaputusan ini, Mudir Ma’had Al-Jamiah mengeluarkan Pengumuman Nomor 5982/In.12/UPT.IV/09/2021 tanggal 1 Oktober 2021 tentang Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT) IAIN Tulungagung Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022.
 
Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa pembelajaran Madrasah Diniyah diperuntukkan untuk kelas Baca Tulis Al-Qur’an (69 kelas), kelas Tilawah (4 kelas), dan kelas Tahfidz (9 kelas). Pembelajaran dilaksanakan setiap hari Senin sampai Kamis, mulai pukul 07.00 sampai dengan 08.30 WIB, dengan peserta pembelajaran tiap kelas dibagi menjadi dua gelombang. Sebelum memasuki area kampus, mahasiswa wajib menunjukkan sertifikat vaksin dan surat persetujuan dari orang tua. Bagi mahasiswa yang belum bisa mengikuti PTMT, akan diberikan penugasan oleh pengajar.
 
“Pelaksanaan PTMT ini akan kita evaluasi tiap minggu, untuk mengetahui tingkat kesiapan seluruh sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, Ustadz, maupun sarana prasarana penunjang perkuliahan sesuai protokol kesehatan,” pungkas Rektor.(humas)