Senin, 12 Februari 2018 13:36
Print

Tulungagung - UPT Pusat Ma’had al-Jami’ah Institut Agama Islam Negeri Tulungagung pada Senin (12/02/2018) menggelar rapat koordinasi awal pembelajaran madin semester genap tahun akademik 2017–2018. Hadir dalam acara ini rektor IAIN Tulungagung, Maftukhin, Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung, Muhammad Teguh Ridlwan, segenap murabbi dan asatidz Ma’had Al-Jami’ah dari HIMASAL, LP MA’ARIF, dan JAM’IYYATUL QURRA’ WA AL-HUFFADZ.

Rapat dibuka oleh Rektor IAIN Tulungagung, Maftukhin. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa program madin yang dilaksanakan oleh IAIN Tulungagung adalah program yang berkelanjutan. Artinya bahwa program ini akan menjadi pilot project IAIN Tulungagung siapapun yang nantinya menjadi rektor.

“Karena itu program ini harus tetap dijalankan oleh pengelola dan diikuti oleh mahasiswa IAIN Tulungagung.” tegas Maftukhin.

Rektor menegaskan pentingnya program madin ini sebagai upaya untuk menangkal segala bentuk aqidah yang tidak sejalan dengan semangat ahlus sunnah wal jama’ah dan semangat kebhineka tunggal ika-an. Karena itu penting artinya membentengi mahasiswa dengan pengetahuan keislaman kaffah yang moderat dengan memberikan bekal pemahaman terhadap kitab-kitab turats yang merupakan sumber utama ajaran Islam.

Sementara itu Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung, Muhammad Teguh Ridlwan dalam sambutannya menegaskan bahwa pembelajaran madin secara resmi akan dimulai pada besok, Selasa, 13 Februari 2018. Karenanya beliau mengharapkan seluruh asatidz untuk hadir tepat waktu mengingat pentingnya pertemuan pertama di awal pembelajaran.

“Kami harap semua asatidz bekerja secara maksimal demi untuk suksesnya program madin yang dicanangkan oleh IAIN Tulungagung.”, kata Teguh.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, program madin ini merupakan satu-satunya yang ada di kampus  seluruh Indonesia. Karena itu sebagai penggagas harus mampu memberikan yang terbaik, dan tentunya semua itu tidak terlepas dari keikut sertaan dan dukungan dari semua pihak, khususnya para asatidz yang langsung berhubungan dengan mahasiswa.

Sebagai informasi bahwa pada kisaran bulan Mei-Juni yang akan datang, pengelola Ma’had al-Jami’ah, diminta hadir di Aceh untuk mempresentasikan program madin dan semua program yang ada di Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung. Karena itu dukungan dan support dari semua pihak serta kerjasama antara Ma'had dengan HIMASAL, LP MA’ARIF dan JAM’IYYATUL QURRA’ sangat diharapkan demi kesuksesan program Ma’had Al-Jami’ah.

Beliau juga menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal dan terus dievalusi. Yang baik akan dikembangkan agar menjadi lebih baik lagi, sementara yang kurang akan dibenahi sehingga menjadi baik sesuai dengan yang diharapkan.(wikan for humas)

Add comment

Security code
Refresh