Kamis, 16 November 2017 12:13
Print

Tulungagung – Pagi ini (16/11/2017) sejumlah sembilan mahasiswa duta KKN PPL Internasional Angkatan IX berangkat melaksanakan tugas pengabdian dalam bidang pendidikan dan sosial budaya di Thailand Selatan. Mereka adalah Hakka Ahmadia Mustawa (PAI), Muhamad Iik Syaropah (HKI), Rita Pusvitasari (PGMI), Laili Zahrotul Jannah Mahfudiyah (TBI), Fi’liyatus Sholikah (TBI), Mustanginah (TMT), Winda Lestari (TMT), Nyovela Dwi Saputri (TMT), dan Rozamala Maulida (PAI). Nampak keceriaan dan optimisme yang tinggi dari wajah para mahasiswa tersebut. Mereka cukup bangga dapat menjadi duta KKN PPL Internasional ini karena untuk bisa mengikuti kegiatan ini mereka harus berjuang dengan keras dan bersaing dengan puluhan calon peserta lain dalam ujian seleksi yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Tulungagung yang diselenggarakan bulan Maret lalu.

KKN PPL Internasional angkatan IX ini merupakan KKN PPL Internasional gelombang ke-2 di tahun 2017 yang dihandel secara langsung oleh LP2M setelah sebelumnya telah memberangkatkan sejumlah sepuluh mahasiswa gelombang pertama (angkatan VIII)  yang telah melaksanakan kegiatan yang sama pada bulan Mei hingga awal Oktober kemarin. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara IAIN Tulungagung dengan Abroad Alumni Association of Southern Border Provinces (Badan Alumni Internasional Thailand Selatan).

Ditemui di sela-sela persiapan keberangkatan pagi ini, Winda Lestari menuturkan bahwa  dia sungguh bersyukur tak terhingga atas kesempatan yang indah ini. “Rasanya haru dan bahagia bercampur menjadi satu, inilah pencapaian luar biasa bagi saya,” katanya.

Pergi ke luar negeri merupakan impian Winda sejak dahulu. Baginya go abroad itu sesuatu yang sangat amaze, hal ini karena latar belakang keluarganya yang sangat sederhana, sehingga bisa mengikuti kegiatan ini merupakan sebuah kebanggaan.

“Secara pribadi, banyak yang saya harapkan dari diri saya ketika saya bisa stay di negara orang, meski dalam waktu yang cukup terbatas. Semoga melalui kegiatan ini dapat membukakan fikiran saya, dewasa dan mandiri dalam menyelesaikan masalah agar tetap bisa survive dan diterima oleh masyarakat sana,” terang Winda.

Dengan bertemu orang yang berbeda negara, dia berharap akan bisa belajar banyak ilmu tentang kehidupan, apalagi kampus sudah memfasilitasi dengan baik melalui kegiatan kerjasama luar negeri ini maka saya akan berusaha dan berkarya dengan sebaik mungkin.

Sementara itu, Hakka Ahmadia Mustawa selaku koordinator mahasiswa KKN PPL Internasional Thailand angkatan IX ini mengatakan “Insya Allah saya akan berusaha dengan sebaik mungkin untuk menjalankan amanah ini, saya akan bangun koordinasi yang baik antara mahasiswa IAIN Tulungagung dengan Badan Alumni, LP2M dan juga duta mahasiswa dari kampus lain agar terjadi sinergi yang baik untuk menyukseskan kegiatan pengabdian ini.”kata Hakka.

Jawaban yang berbeda dilontarkan oleh Rita Pusvitasari terkait alasannya mengikuti kegiatan KKN PPL Internasional ini “Sebelum saya menikah, dalam setiap sujud saya selalu berdoa bisa berdedikasi di negara yg minoritas muslim. Dan akhirnya di kampus ini, di IAIN Tulungagung tercinta, saya mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan mimpi untuk berdedikasi di negara yg minoritas muslim.  Berasal dari latar belakang orang tua yang sederhana tak ada rasa takut untuk mewujdkan mimpi karena semua orang berhak bermimpi dan pantang menyerah untuk mewujudkannya. Semoga selalu bisa bermanfaat bagi orang lain. Alhamdullillah saya bisa mempunyai kesempatan untuk mewudkan mimpi menjadi duta KKN & PPL Thailand. Mudah-mudahanbisa survive di sana apapun yang terjadi.  Karena Allah Swt selalu menjaga umat-Nya dimanapun berada.  Selalu ingat motto hidup saat berjuang "selalu bermanfaat untuk orang lain dan tidak dapat menjadi orang sukses tidak mengapa, yang terpenting bahagia dunia dan akhirat." ujar Rita panjang lebar.

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Muhamad Iik Syaropah, menurutnya alasan mengikuti kegiatan KKN PPL Internasional di Thailand ini selain untuk mencari pengalaman,  mengetahui budaya dan  adat istiadat negara lain, menambah teman dan saudara, ada alasan yang mendasari mantapnya niatnya untuk mengikuti kegiatan ini. Ia terinspirasi dengan surah al-Jumuah ayat 10 yang memerintahkan manusia untuk bertebaran di muka bumi dalam rangka mencari karunia Allah dan mengambil hikmah serta pelajaran yang terbaik. Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa ia terinspirasi dengan surah al-Hujurat ayat 13 yang memberikan pelajaran bahwa manusia diciptakan dengan segala keberagaman suku bangsa adalah untuk saling mengenal. Melalui kegiatan inilah saatnya untuk mengenal mereka yang berbeda dan menjalin silaturahim dengan baik.

"Pada dasarnya azamku bisa pergi ke Thailand yang telah menjadi niat ini dalam upaya seorang hamba yang mengabdi pada Tuhannya dengan wasilah perjalanan ke berbagai negeri khususnya Thailand ini,  aku bisa mendapatkan pengalaman yang berharga diantaranya mengenal budaya bangsa lain,  berbagi ilmu pengetahuan baik  teori maupun praktinya,  khususnya tentang Agama Islam. Tepatnya di Pattani  Thailand Selatan, nuansa dan khazanah Islamnya sangat kental. Pattani, nama salah satu provinsi di Thailand yang penduduknya mayoritas Muslim ini sudah aku ketahui dari salah satu majalah Islam beberapa tahun yang lalu saat masih di sekolah dasar silam. Merupakan sebuah keajaiban jika aku benar benar bisa kesana, segala puji bagi-Nya Dzat yang Maha Agung.” ujarnya.

Sebelum acara keberangkatan, para mahasiswa didampingi oleh dosen pendamping yang akan mengantarkan mereka ke Thailand yakni Khoirul Anam selaku Kalab FTIK, Lailatuzz Zuhriyah selaku Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M IAIN Tulungagung dan Kasubag TU LP2M Saiful Huda sowan ke Rektor di rumah dinasnya untuk memohon izin dan doa restu. Sebelum berangkat, Rektor berpesan kepada mahasiswa agar dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan senantiasa menjaga nama baik almamater. Terakhir, beliau mendoakan mudah-mudahan senantiasa diberi kelancaran, kemudahan, dan dapat menjalankan tugas pengabdian dengan baik selama di Thailand nanti.(lp2m for humas)

Add comment

Security code
Refresh