Kamis, 26 Oktober 2017 10:00
Print

Tulungagung - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Trenggalek menandatangani Memorandum of Understanding dengan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Tulungagung pada Rabu Siang (25/10/2017) di Gedung KH Arief Mustaqiem Lantai 1 IAIN Tulungagung. MoU tersebut ditandatangani oleh Ketua Dekranasda, Arumi Bachsin dan Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK IAIN Tulungagung, Ahmad Tanzeh.

Menurut Arumi, MoU ini dimaksudkan untuk memupuk kerjasama antar dua lembaga terkait pendidikan, penelitian dan pengembangan pada masyarakat, dalam hal ini terutama terkait kewirausahaan. Hal tersebut sesuai dengan fungsi dari keberadaan Dekranasda sebagai organisasi yang memayungi pengembangan produk kerajinan dan pengembangan usaha.

"Diharapkan dengan adanya MoU ini nanti ada semacam penelitian di Kabupaten Trenggalek terkait kerajinan dan usaha masyarakat yang bisa menjadi acuan untuk memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Trenggalek", kata istri Bupati Trenggalek, Emil Dardak tersebut.

Sementara itu Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK IAIN Tulungagung, Ahmad Tanzeh mengatakan, bahwa pihaknya mengaku apresiatif terhadap keinginan Dekranasda untuk menjalin kerjasama. Dengan kerjasama ini dia berharap akan memberikan kontribusi dalam mengembangkan mahasisa di bidang kerajinan dan kewirausahaan. Karena selain akan terlaksananya penelitian juga ini bisa dijadikan wadah bagi mahasiswa IAIN Tulungagung untuk belajar tentang kerajinan dan kewirausahaan.

"Ini akan menjadi strategis mengingat himbauan dari Menristekdikti untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan kewirausahaan", kata Ahmad Tanzeh.

Lebih lanjut Ahmad Tanzeh menjelaskan, bahwa selama ini sebetulnya di IAIN Tulungagung sudah ada mata kuliah kewirausahaan meskipun di Fakultas non-Ekonomi. Namun adanya kerjasama dengan Dekranasda pihaknya optimis akan bisa menambah pengetahuan tentang kewirausahaan bagi mahasiswa. (humas)

Add comment

Security code
Refresh