Kamis, 12 Oktober 2017 17:02
Print

Tulungagung - Dalam rangka menyambut masa perkuliahan Tahun Akademik 2017/2018, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Tulungagung mengadakan Studium Generale. Dengan  bertemakan “Paradigma Baru Memahami Islam”, kuliah umum ini menghadirkan narasumber Dr. Haidar Bagir, Direktur Utama Penerbit Mizan. Dihelat di Gedung Aula Utama pada Jum’at, 6 Oktober 2017, acara rutin akademik ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Tulungagung.

Rektor IAIN Tulungagung, Dr. Maftukhin, dalam sambutannya menyebut Dr. Haidar Bagir sebagai tamu penting. Sebab, kehadiran Dr. Haidar Bagir, yang merupakan keturunan Alawi di Indonesia, menandakan kesinambungan jaringan ulama Timur Tengah dalam konteks perkembangan Islam Indonesia. Sebagai kampus dakwah dan peradaban, IAIN Tulungagung sangat terbuka kepada siapa pun, tanpa memandang latar belakang agama, mazhab, dan sosial. Dengan cara inilah, peradaban Islam akan berkembang. “Penolakan terhadab agama, mazhab dan kelompok sosial tertentu hanya akan menghancurkan peradaban itu sendiri”, ujarnya.

Mengawali orasi, Dr. Haidar Bagir mengapresiasi penampilan kelompok hadrah FUAD sebagai upaya menghidupkan kembali seni Islam yang hampir punah. “Melalui seni, Islam dapat berkembang dengan pesat”, kata laki-laki yang memperoleh gelar masternya dari Harvad University ini. Di tengah zaman kacau semacam ini, karakteristik Islam yang sejati harus ditampakkan. Paradigma Islam yang sejati adalah Islam cinta. Dengan berlandaskan berbagai dasar, Dr. Haidar Bagir menyatakan bahwa agama adalah cinta, dan cinta adalah agama. Tanpa cinta beragama hanya akan menjadi bencana bagi kehidupan.

Acara diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Penerbit Mizan dengan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah secara khusus dan IAIN Tulungagung secara umum. Masing-masing pihak bersepakat untuk bekerjasama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) yang akan dituangkan dalam bentuk kegiatan pelatihan menulis, workshop penerbitan, pelibatan dalam acara Mizan Goes to Campus, dan sebagainya.(fuad for humas)

Add comment

Security code
Refresh