Kamis, 03 Agustus 2017 16:11
Print

Trenggalek - Untuk mengetahui sejauh mana kegiatan KKN Posdaya ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan masyarakat, pada Kamis (03/08/2017) Maftukhin selaku Rektor IAIN Tulungagung terjun langsung ke lapangan guna melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan KKN mahasiswa. Dalam kegiatan tersebut, Rektor didampingi oleh Pengelola LP2M dan Humas IAIN Tulungagung. Pada kesempatan ini, Rektor melakukan Monitoring dan evaluasi di Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek.

Kecamatan Panggul termasuk wilayah KKN yang paling jauh dari kampus IAIN Tulungagung dan melalui medan yang cukup berat. Namun, jauhnya jarak dan sulitnya medan tidak menyurutkan semangat beliau untuk mengetahui secara langsung kegiatan KKN mahasiswa IAIN Tulungagung di wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya ke salah satu desa di Kecamatan Panggul, Rektor berpesan kepada mahasiswa bahwa mereka harus memiliki komitmen yang tinggi untuk bersama-sama memberdayakan masyarakat, justru KKN yang sejati adalah KKN di pelosok-pelosok desa yang terpencil karena di tempat-tempat seperti itulah masyarakat membutuhkan pemberdayaan dari kita.

“Mahasiswa harus peka dengan segala permasalahan di masyarakat dan dapat menjadi fasilitator yang baik bagi mereka”, tegas Rektor.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak berputus asa dengan tantangan yang sedemikian rupa.Menurutnya mahasiswa harus dekat dan menjadi bagian dari masyarakat, memang tidak mudah mengubah mindset mereka, namun tidak ada sesuatu yang tidak bisa jika kita berusaha dengan baik.

“Melakukan pendekatan, berkomunikasi secara persuasifdan humanis sudah pasti akan dapat membangun jaringan kerjasama yang kuat dengan berbagai lini demi memberdayakan mereka”, terang Rektor.

Sementara itu dari pengakuan beberapa mahasiswa, bahwa ada beberapa kendala ketika berjuang untuk memberdayakan masyarakat, yakni ketika masyarakat telah menikmati apa yang ia usahakan sekarang tanpa mengharap sesuatu yang lebih, meskipun potensi alam cukup melimpah namun tidak diimbangi dengan kemampuan mengolah sumber daya alam dan kurang begitu menginginkan perubahan dari luar.

“Sebagaimana anjuran dari pak Rektor, kami tetap akan berupaya semaksimal mungkin selama kegiatan KKN ini untuk bisa mengajak warga masyarakat setempat untuk bersama-sama demi kemajuan desa”, kata salah seorang peserta KKN.

Setelah melakukan kunjungan ke desa binaan KKN, Rektor beserta rombongan langsung menuju Kantor Kecamatan Panggul dan disambut dengan hangat oleh Camat Panggul, Edif Hayunan Siswanto.

Camat Panggul mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi segala usaha mahasiswa IAIN Tulungagung dalam membantu pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat, manfaat KKN mahasiswa sangat dirasakan bagi Pemerintah Kecamatan Panggul, terutama dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat melalui beberapa pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Pengembangan sektor kepariwisataan juga sudah mulai meningkat dan viral berkat kehadiran mahasiswa KKN dari IAIN Tulungagung.

“Semoga KKN di kecamatan Panggung bisa memberikan manfaat lebih dan membawa perubahan yang lebih baik”, kata Rektor berharap seusai kunjungan.

Perlu diketahui, pihak IAIN Tulungagung pada tahun ini cukup concerndengan KKN diKabupaten Trenggalek. Hal tersebut karena saat pembukaan KKN di Kabupaten Trenggalek juga diawali dengan penandatanganan Memorandung of Understanding (MoU) antara IAIN Tulungagung dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek pada 10 Juli 2017. Harapannya akan ada kerjasama saling menguntungkan demi kemajuan institusi IAIN Tulungagung dan juga Pemerintah Kabupaten Trenggalek terutama dalam hal edukasi sekaligus pelayanan terhadap masyarakat di segala bidang.(lailatuzz LP2M)

Add comment

Security code
Refresh