Jumat, 02 Juni 2017 08:18
Print

Jakarta - "Hari istimewa", demikian kira-kira gambaran suasana hari Kamis, 1 Juni 2017 bagi IAIN Tulungagung. Betapa tidak, tepat pada peringatan hari lahir Pancasila itu, Rektor IAIN Tulungagung, Maftukhin menandatangani MoU dengan Menteri Dalam Negeri RI, Tjahjo Kumolo. MoU itu terkait dengan kerjasama penguatan ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, dan revolusi mental.

"IAIN Tulungagung merasa terhormat sekaligus mengapresiasi inisiatif Kemendagri untuk menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dalam kerangka menguatkan ideologi pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, dan revolusi mental," kata Maftukhin, ketika diwawancarai seusai acara.

Ruang lingkup yang disepakati dalam nota kesepahaman itu meliputi penguatan ideologi pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, dan revolusi mental melalui ranah pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Selain itu juga melakukan upaya-upaya lain dalam konteks penguatan tersebut. Termasuk di dalamnya adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses penguatan.

Selain dengan IAIN Tulungagung, Kementerian Dalam Negeri RI juga menjalin kerjasama dengan 60 perguruan tinggi, baik perguran tinggi umum maupun perguruan tinggi agama. Pula, baik perguruan tinggi negeri maupu perguruan tinggi swasta. Serah terima MoU ini masuk dalam rangkain upacara bendera dalam rangka peringatan hari lahir Pancasila di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI.

Hadir dalam upacara bendera tersebut para pimpinan perguruan tinggi yang menjalin kerjasama dan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, perwakilan Kementerian Ristek Dikti, dan perwakilan Kementerian Agama RI, serta seluruh pejabat dan staf Kemneteriab Dalam Negeri RI. (editor)

Add comment

Security code
Refresh