Senin, 19 Desember 2016 10:41
Print

Tulungagung - Di tengah upaya peningkatan kualitas sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islamm Negeri (PTKIN) di Tulungagung serta menjawab kebutuhan akan dosen yang berkualitas, muncul satu lagi apa yang diharapkan, yakni bertambahnya satu lagi doktor di IAIN Tulungagung. Dia adalah Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd. yang berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka di Auditorium Gedung B Pascasarjana UIN Maliki Malang pada Rabu (14./12) lalu,

Dalam ujian terbuka tersebut, Dr. Ahmad Nurcholis mempertahankan disertanya yang berjudul “Tathwiru Maadatu Ta'limil Balaghah Fi Dhouil Khoroith Adz Dzihniyyah al Iliktaruniyyah Wa Wasa'ilit Tawashulil Ijtima'i”, atau dalam bahasa Indonesia berjudul “Pengembangan Bahan Ajar Balaghah Berbasis e-mind map dan Sosial Media Bagi Mahasiswa PBA IAIN Tulungagung.”. Adapun pengujinya antara lain, Prof. Dr. H. Imam Asrori M.Pd, Dr. H M.Abdul Hamid, MA, Prof. Dr. H.Ainin, M.Pd. Sedangkan Ketua Sidang adalah Prof. Dr.H Mudjia Raharjo.M.Si, yang juga merupakan Rektor UIN Maliki Malang.

Ada kurang lebih 100 orang hadir sebagai undangan dalam ujian terbuka tersebut, antara lain segenap sivitas akademika IAIN Tulungagung. Hadir juga peneliti dari IMLA Internasional Dr. Sulaiman Al Libby, dan Peneliti/Jurnalis dari UIN Maliki Malang Dr Hj. Umi Mahmudah Ghozaly, pemerhati Bahasa Arab dari STIT IBNU SINA Kepanjen Malang Dr. Danial Hilmi.

Ikut menyaksikan langsung pengukuhan doktor antara lain Warek III, Dr. H. Nur Efendi, Kajur PBA, Dr. H. Kojin, MA beserta Sekjur PBA Nuryani Iskandar, M.Pd.I. Kabag FTIK  H Mashuri M.Pd. Kasubag FTIK DR Khoirul Anam. Kajur TBIN Dr. M. Jazeri.  Kajur PGMI Muh. Zaini, Sekretaris UPB H. Nursamsu M.Pd. Guru Besar  IAIN Tulungagung  Prof Dr. H Mujamil Qomar. Wakil Ketua APJATIM Drs. H. Kurdi. Wakil Ketua MUI Kabupaten Malang KH. Abdul Wahid Mudzakir serta hadir pula keluarga dan teman sejawat.

Menurut Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd., dengan disertasi tersebut selain sebagai syarat untuk menjadi doktor, dia juga ingin menjawab berbagai asumsi yang menyatakan bahwa pembelajaran balaghah itu adalah sesuatu yang sulit dan membosankan.

“Ada benarnya ungkapan pembelajaran balaghah itu adalah sesuatu yang sulit  dan membosankan, namun bila kita temukan metode dan teori yang tepat maka itu akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan, dan salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan teknologi dan media pembelajaran yang efektif.”, terang Dr. Ahmad Nurcholis, M.Pd.

Adapun produk disertasi tersebut adalah berupa buku ajar berjudul "Balaghah Berbasis e Mind Map dan Sosial Media". Buku ajar tersebut telah terbukti sangat digemari oleh peneliti, mahasiswa dan pelajar karena buku ajar tersebut berbasis TPCK (Teknologi, Pedagogi, Content Knowlge) yang memiliki keistimewaan 5 strategi efektif yaitu Eksploratif, Student Centered, Informative, Coopertif dan Informatif.

Akhirnya menjadi satu kebanggaan bagi Dr. Ahmad Nucholis, M.Pd., sebab hasil ujian terbuka Adalah cumlaude (sempurna). Hal tersebut juga dikarenakan Ahmad Nurcholis menempuh studi Doktoral PBA hanya 3 (TIGA) tahun, tercepat lulusnya dengan masa studi 2013-2016, serta jawaban yang tepat dan benar serta kemampuan Bahasa Arab dan Inggris dalam menjawab yang secara umum memuaskan para penguji. (humas)

Comments  

 
0 # Ois 2016-12-23 17:28
Pendidikan bahasa Arab di Indonesia masih membutuhkan berbagai inovasi dan strategi pembelajaran agar generasi muda bangsa ini lebih mencintai bahasa arab. هيا نعتز باللغة العربية
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Security code
Refresh