IVO IAIN Tulungagung Gelar Konser Bersama Simfoni Toleransi

Senin, 28 Oktober 2019 09:40
Print

Tulungagung – Kelompok paduan suara IAIN Voice IAIN Tulungagung menggelar konser bersama Simfoni Toleransi dengan beberapa kelompok paduan suara dan group band pada Sabtu malam (26/10/2019) di Aula Lantai 6 Gedung KH Arief Mustaqiem IAIN Tulungagung.

Tampil dalam konser bersama tersebut antara lain; group tari dari STKIP PGRI Tulungagung, group band dari Universitas Islam Blitar, group band dari Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Paduan Suara dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Tulungagung, Band dari UKM Blitar Raya dan Vocal Group dari Gereja Santa Maria Tulungagung.

Konser bersama tersebut merupakan bagian dari rangkain kegiatan Festival of Diversity atau festival keberagaman yang diselenggarakan atas kerjasama IVO IAIN Tulungagung, Indika Fondation, toleransi.id, Uni Eropa dan lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pembangunan United Nation Development Programme (UNDP).

Perwakilan dari Indika Foundatioan, Faqih Hamdani dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terutama panitia dari IAIN Voice yang telah bekerja keras untuk bisa menyelenggarakan kegiatan ini. Faqih juga mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya kaum muda untuk menyuarakan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ini.

“Komitmen persatuan dan kesatuan ini telah lama di bangun oleh bangsa ini sejak 28 Oktober 1928. Dan pencetusnya adalah para pemuda seumuran kita pada waktu itu. Makanya kegiatan ini juga dipercayakan untuk diselenggarakan oleh kaum muda, dalam hal ini saya dan juga teman-teman mahasiswa lainnya. Jadi aplaus untuk kita semua,” kata Faqih disambut tepuk tangan segenap yang hadir.

Apresiasi positif juga datang dari perwakilan UNDP, Iwan Buana. Dijelaskan oleh Iwan, kegiatan Festival of Diversity ini dilaksanakan beberapa macam. Salah satunya adalah Simfoni Toleransi yang dilaksanakan di 10 perguruan tinggi, termasuk di IAIN Tulungagun ini. Dan yang terselenggara di IAIN Tulungagung ini menurutnya sangat luar biasa dan paling istimewa dibandingkan di beberapa perguruan tinggi lain.

Menurut Iwan, ini sungguh di luar ekspektasinya. Tak hanya kegiatan malam ini saja yang luar biasa, festival paduan suara yang di gelar tadi siang pun cukup istimewa. “Karena dari beberapa pelaksanaan kegiatan sebelumnya di IAIN Tulungagung jumlah pesertanya paling banyak,” kata Iwan disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Rektor IAIN Tulungagung, Maftukhin yang juga hadir dalam acara tersebut dalam sambutannya juga mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya acara semacam ini tidak cukup dilaksanakan hari ini saja, melainkan harus dilaksanakan secara berkesinambungan untuk menyuarakan betapa pentingnya menjaga toleransi di tengah ancaman konflik SARA yang akhir-akhir ini sering terjadi di Indonesia.

“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah para kaum muda untuk berkarya di bidang seni. Jadi nanti di tahun depan IVO tidak harus menunggu program dari UNDP, silahkan rencanakan kegiatan semacam ini lagi,” kata Rektor disambut tepuk tangan segenap yang hadir.

Sebagai acara pamungkas dari Festival of Diversity, acara konser bersama Simfoni Toleransi tersebut ditutup dengan dialok lintas agama yang menghadirkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tulungagung dan tokoh-tokoh lintas agama yang ada di Tulungagung. (humas/sin)