Sabtu, 26 Oktober 2019 13:09
Print

Tulungagung – Kelompok paduan suarat IAIN Tulungagung, IAIN Voice hari ini (26/10/2019) menggelar Festival paduan suara se-Eks Karesidenan Kediri. Acara ini digelar di Aula Lantai 6 Gedung KH Arief Mustaqiem IAIN Tulungagung.

Menurut ketua panitia kegiatan ini, Brilian Akbar, bahwa kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan Festival of Diversity yang merupakan hasil kerjasama antara IAIN Tulungagung, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, toleransi.id dan Indika Fondation.

“Sebenarnya festival paduan suara ini merupakan bagian dari Festival of Diversity, yaitu festival keberagaman yang ditujukan guna mengajak kita semua untuk sadar pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam suku, agama, ras dan golongan ini,” kata Brillian yang merupakan mahasiswa semester VII jurusan Ekonomi Syariah ini.

Sementara itu, apresiasi positif datang dari peserta festival paduan suara. Devi, salah seorang siswi dari SMAK Santo Thomas Aquino mengatakan, bahwa dia sangat senang dengan diselenggarakannya festival paduan suara di IAIN Tulungagung ini. Menurutnya, dengan acara semacam ini, kelompok paduan suara khususnya yang ada di Kabupaten Tulungagung bisa mengasah kemampuannya menjadi lebih baik. Karena dengan adanya festival maka timbul motivasi lebih untuk berlatih supaya bisa tampil terbaik dalam festival.

Ditanya tentang toleransi, Devi mengatakan bahwa toleransi itu sangat penting untuk terus dijaga di tengah berbagai perbedaan yang ada di bangsa ini.

“Contohnya saya sekolah di sekolah Katolik, tapi ada banyak siswa di sana yang beragama lain. Tentu toleransi sangat dibutuhkan untuk tetap terjaganya ketenteraman di sekolah. Begitupun di masyarakat umum” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung di Kecamatan Boyolangu, Murdianto. Menurutnya festival seperti yang diselenggarakan oleh IVO ini penting untuk dilaksanakan secara berkesinambungan. Dia berharap, ke depannya ada kegiatan serupa yang lebih besar dan lebih baik. Karena dengan kegiatan ini, bisa memberikan warna tersendiri akan budaya yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Ditanya tentang toleransi yang ada di Kabupaten Tulungagung, Murdianto mengatakan, bahwa di Tulungagung ini toleransi sudah cukup terjaga dengan baik. Tidak ada gejolak yang berarti, apalagi yang mengatasnamakan agama atau suku.

“Dan ini wajib kita jaga bersama-sama, supaya Kabupaten Tulungagung tetap rukun dan damai,” kata Murdianto yang hadir untuk mendampingi kelompok paduan suara dari instansinya.

Perlu diketahui, bahwa setelah selesai festival paduan suara, rangkaian acara Festival of Diversity dilanjutkan pada malam harinya dengan acara mini concert dan dialog antar agama dengan narasumber beberapa tokoh lintas agama yang ada di Kabupaten Tulungagung. Rencananya hadir pula dari toleransi.id dan Indika Foundation. (humas/sin)