Senin, 26 Agustus 2019 08:54
Print

Ponorogo – Tim dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung memenangi juara I kategori advocat dalam East Java Moot Court Competition 2019 atau lomba peradilan semu se-Jawa Timur yang berlangsung pada tanggal 23 sampai dengan 24 Agustus 2019 di IAIN Ponorogo.

Menurut salah seorang anggota tim FASIH IAIN Tulungagung, Riris Krisnawati, lomba peradilan semu tersebut diikuti oleh tujuh perguruan tinggi Islam negeri dan swasta yang ada di Jawa Timur, yaitu IAIN Kediri, IAIN Tulungagung, UNISMA, UNIDA dan UIN Sunan Ampel Surabaya. Adapun tim dari IAIN Tulungagung digawangi 13 orang mahasiswa FASIH yang tergabung dalam tim Gayatri Justitia yang dibina oleh Dian Fericha, dosen FASIH yang juga Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSKOD) IAIN Tulungagung.

Masih menurut Riris, lomba ini adalah kali kedua yang diikuti oleh tim FASIH IAIN Tulungagung setelah tahun lalu mengikuti lomba yang sama antar PTKIN tingkat nasional yang diselenggarakan di IAIN Jember.

“Namun ini dengan personil berbeda dari tahun yang lalu. Karena kami berupaya ada regenerasi di setiap angkatan, maka tim kali ini diisi mahasiswa dari semester III yang digabung dengan semester V. “ kata Riris saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik.

Mengenai persiapan, Riris yang merupakan mahasiswi semester V Hukum Keluarga Islam ini menjelaskan,  bahwa mereka harus bekerja ekstra dalam menghadapi lomba tersebut, karena harus membagi konsentrasi dengan kegiatan mereka sebagai panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) mahasiswa baru 2019.

“Alhamdulillah, meski dengan waktu yang sangat terbatas, kami masih bisa membawa pulang piala sebagai Juara I kategori advocat terbaik dan peringkat keempat umum. Mengalahkan UIN Sunan Ampel Surabaya dan IAIN Kediri.” ungkap Riris.

Namun demikian, masih menurut Riris, dengan prestasi tersebut tak lantas membuat mereka puas. Menurutnya ini menjadi sebuah pelecut semangat untuk mereka guna mengikuti even yang lebih besar dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Sementara itu, Dekan FASIH IAIN Tulungagung, Muhtadi Anshor saat dikonfirmasi mengapresiasi positif prestasi yang di raih oleh anak didiknya tersebut. Harapannya, ini bisa menjadi motivasi mahasiswa FASIH yang lain khususnya dan mahasiswa IAIN Tulungagung pada umumnya.(humas/sin)