MGMP Akidah Akhlak MTsN se-Kabupaten Kediri Gelar Diklat Kepenulisan Jurnal dengan LP2M IAIN Tulungagung

Selasa, 16 April 2019 13:52
Print

Tulungagung - Selasa (09/04/2019) LP2M IAIN Tulungagung kedatangan tamu dari tim MGMP Akidah Akhlak MTsN se-Kabupaten Tulungagung. Kedatangan para bapak ibu guru untuk yang pertama kali ini dalam rangka silaturahmi dan diklat menulis artikel jurnal ilmiah.

Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB oleh Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LP2M IAIN Tulungagung Dr. Chusnul Chotimah, M.Ag. Dalam sambutannya ia menyampaikan terimakasih karena LP2M telah dipercaya sebagai rujukan untuk belajar mengenai kepenulisan jurnal. Ia berharap diklat-diklat serupa terutama bagi guru yang ingin belajar mengenai seluk-beluk jurnal dapat berlanjut. “Kami mengucapkan terimakasih karena dipercaya sebagai fasilitator yang dianggap kompeten dalam kepenulisan jurnal dan semoga kerjasama ini terus berlanjut,” tuturnya.

Acara dimulai dengan narasumber pertama Dr. Ngainun Naim, M.H.I. Dalam penuturannya ia menjelaskan bahwa hal pertama yang harus dipahami bagi orang yang ingin belajar menulis adalah tekad. “Modal utama menulis adalah tekad, tanpa tekad kuat meskipun ia adalah pembaca ulung seringkali tumbang di tengah jalan,” terang penulis sekaligus ketua LP2M IAIN Tulungagung tersebut. Selain itu, Ngainun Naim menambahkan bahwa sejatinya banyak sekali manfaat menulis tidak hanya secara materi semisal untuk kenaikan pangkat tapi juga kepuasaan batin dan self healing. Dan salah satu cara termudah untuk belajar menulis adalah dengan free writing alias menulis bebas.

Pada sesi berikutnya narasumber disambung oleh Saiful Mustofa, M.Ag yang berbicara tentang strategi memilih jurnal terakreditasi dan bagaimana cara submite-nya di Open Journal System (OJS). Menurutnya, dengan munculnya kebijakan baru mengenai standar jurnal ilmiah maka setiap jurnal di lembaga manapun wajib ter-upload dalam platform yang bernama OJS. dan setiap penulis wajib men-submite-nya dalam sistem itu. “Beda dengan dulu, sekarang semua artikel masuk wajib via OJS tidak boleh lewat email karena semua proses review baik dari editor maupun reviewer dilakukan via OJS,” terangnya.

Pada sesi penutup, sebagai tindak lanjut semua peserta sepakat untuk menulis jurnal dan mengirimkannya terlebih dahulu kepada tim LP2M sebelum di-submite ke jurnal tertentu. Harapannya, mereka akan banyak mendapat cacatan masukan agar artikel jurnal yang ditulis tidak sekadar menggugurkan kewajiban. (lp2m/ful)