Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Print

Tulungagung –Dalam rangka penutupan kegiatan belajar mengajar madin semester gasal ini, Selasa siang (11/12/2018) Ma’had al-Jami’ah melaksanakan khatmil Qur’an dan do’a bersama. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasantri madin reguler dan lanjutan. Tidak kurang dari lima ribu mahasantri ambil bagian. Mereka adalah mahasantri yang tersebar dalam 126 madin reguler dan 5 madin lanjutan.

Area masjid kampus dan sekelilingnya nampak penuh sesak dengan mahasantri hingga ada yang dengan ikhlas hati berada di emperan kelas. Turut serta hadir pada kesempatan ini, Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung, Teguh, Wakil Rektor III IAIN Tulungagung, Abad Badruzaman, segenap murabbi dan asatidz madin baik dari unsur HIMASAL (Himpunan Alumni Santri Lirboyo), LP Ma’arif Tulungagung, maupun Jam’iyyatul Qurra’ wa al-Huffadz.

Acara dipandu langsung oleh Muhamad Fatoni dari unsur murabbi, dilanjutkan dengan tawasul yang diimami oleh Bagus Ahmadi, koordinator HIMASAL yang juga pengasuh Pondok Pesantren MIA Tulungagung, dan dilanjutkan khatmil Qur’an yang dipandu oleh koordinator Jam’iyyatul Qurra’ wa al-Huffadz, Ahmad Marzuki sekaligus imam do’a khatmil Qur’an.

Acara nampak berlangsung dengan khusyu’ dan khidmat. Para mahasantri sangat antusias dengan kegiatan khatmil ini. Meski, beberapa di antara mereka tidak mendapatkan tempat yang teduh, mereka tetap saja mengikuti acara ini dengan penuh semangat. Ada yang menempati area masjid, aula utama, halaman masjid tanpa terop, tempat parkir hingga teras-teras ruang kuliah. Semua berniat tabarukan, semoga ilmu yang mereka pelajari selama satu semester, bisa menjadi ilmu yang bermanfaat dan barakah dengan mengikuti khatmil Qur’an dan do’a bersama para masyayikh. Suasana yang kental dengan nuansa ‘santri’ ala pesantren salafi.

Sementara itu, Mudir Ma’had al-Jami’ah IAIN Tulungagung, Teguh dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh mahasantri yang dengan antusias mengikuti kegiatan khatmil Qur’an ini. Dia juga menegaskan alasan mengapa khatmil Qur’an ini diadakan.

“Setidaknya ada dua alasan kita mengadakan khatmil pagi ini. Pertama, syukur kepada Allah SWT atas jasa dan jerih payah para pendahulu yang telah merintis berdirinya IAIN Tulungagung sebagai kampus yang mengemban misi dakwah. Kedua, syukur bahwa kita telah menyelesaikan pembelajaran madin selama satu semester ini.” kata Teguh               

Dia juga mengajak kepada semua mahasantri dan yang hadir supaya lebih istiqamah dalam membaca al-Qur’an. Setidaknya, dalam sehari semalam, sebaiknya kita membaca al-Qur’an satu juz. Harapannya satu juz al-Qur’an yang kit abaca bisa menyeimbangi banyaknya huruf yang setiap saat kita baca melalui akun Whatsapp maupun jejaring sosial lainnya.

Adapun Wakil Rektor III IAIN Tulungagung, Abad Badruzaman dalam sambutannya menyambut hangat program yang diadakan oleh Ma’had al-Jami’ah ini. Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran bapak rektor, yang sesungguhnya sangat antusias dengan kegiatan ini, namun karena tugas lain, terpaksa tidak bisa berada di tengah-tengah mahasantri.

Dia juga menegaskan, bahwa semakin meningkatnya kegiatan kema’hadan di IAIN Tulungagung, utamanya dalam pembelajaran madin serta kajian-kajian kitab turats, semakin menunjukkan semangat dakwah yang telah ditahbiskan IAIN Tulungagung. “Semakin meningkatnya kegiatan keagamaan di lingkungan IAIN Tulungagung yang dimotori oleh Ma’had al-Jami’ah sekaligus menjadi bukti akan gelora dakwah di kampus ini.” katanya.

Dia juga menyatakan, bahwa tidak salah jika ma’had al-jami’ah IAIN Tulungagung menjadi rujukan dari ma’had al-jami’ah di seluruh PTKIN se-Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari geliat kegiatan kema’hadan yang luar biasa di kampus dakwah dan peradaban ini.

Dia juga menaruh harapan besar pada ma’had al-jami’ah agar semakin meningkatkan kegiatan-kegiatannya utamanya dalam mewujudkan cita-cita IAIN Tulungagung sebagai kampus dakwah dan peradaban. Acara berakhir pada pukul 08.30 WIB.(niha for humas)