Jumat, 28 September 2018 17:19
Print

Malang – Pengasuh Mahad Al Jamiah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung, Teguh dipercaya oleh Forum Mudir Mahad Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal tersebut setelah pada Kamis (27/09/2018) Ketua Forum Mudir PTKIN, Akhmad Muzakki menunjuknya secara langsung dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Mudir Ma’had PTKIN.

Dalam kegiatan yang dibuka pada Rabu (26/09/2018), Akhmad Muzakki menyampaikan, bahwa dipilihnya Dr. Teguh sebagai Ketua Devisi Kurikulum tak lepas dari perkembangan Mahad Al Jamiah IAIN Tulungagung yang dinilai pesat. Hal tersebut dinilai dari keberhasilannya dalam mengelola santri non mukim di mana mereka mengikuti kegiatan belajar mengajar mahad pada hari Senin sampai dengan Kamis jam 07.00 – 08.30 WIB atau sebelum kegiatan perkuliahan.

Selain dinilai sebagai inovasi terbaru, program santri non mukim yang diwajibkan pada tahun pertama mahasiswa masuk di IAIN Tulungagung ketika dilihat hasilnya pun cukup sukses. Dengan durasi pertemuan selama satu setengah jam per hari kelas-kelas tampak penuh.

Tak hanya di wilayah kegiatannya saja, rekrutmen yang terintegrasi dalam sistem herregistrasi mahasiswa baru juga memiliki nilai plus, sehingga mampu memobilisasi mahasiswa baru untuk menjadi santri non mukim. Itulah beberapa alasan kenapa Mudir Mahad Al Jamiah IAIN Tulungagung ditunjuk menjadi Ketua Devisi Kurikulum. Dan ini disetujui sebagian besar forum.

Perlu diketahui juga bahwa, selain dinilai sukses dalam pengelolaan santri non mukim, Mahad Al Jamiah IAIN Tulungagung secara keseluruhan dinilai cukup baik, sehingga beberapa waktu yang lalu ada 25 Mahad Al Jamiah PTKIN yang berkunjung ke Mahad Al Jamiah IAIN Tulungagung. (humas)