SBSN PTKIN
Online Services
Pengunjung
16210555
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
2986
4573
15205
16167109
53895
124860
16210555
Your IP: 54.163.20.57
Tanggal : 14-11-2018 16:29:22
Rabu, 27 Agustus 2014 13:41

(Tulungagung) Pagi itu, Senin 25 Agustus 2014, ketika matahari masih enggan menampakkan diri, derap langkah kaki memasuki komplek “kawah candradimuka” IAIN Tulungagung. Berbalut pakaian merah putih, dengan caping penutup kepala, serta bendera merah putih yang berkelebat di tongkat yang dibawa, terlihat wajah-wajah sumringah meski sesekali diselimuti raut ketegangan. Ya, pagi itu kali pertama 2500 mahasiswa baru IAIN Tulungagung mulai ditempa.

Adalah Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) sebagai media awal penempaan mahasiswa baru di kawah candradimuka ini. Kegiatan yang diselenggarakan pada 25-29 Agustus 2014 itu bertajuk “Menumbuhkan Kemandirian Generasi Bangsa dengan Semangat Keilmuan”.

Di hadapan ribuan mahasiswa dan di tengah hamparan sinar matahari pagi, Rektor IAIN Tulungagung, Dr. Maftukhin, M.A secara resmi membuka OPAK 2014. Ucapan selamat datang di IAIN Tulungagung disampaikan 

 
Jumat, 22 Agustus 2014 07:58

(Tulungagung) Eksistensi IAIN Tulungagung sebagai salah satu center of excellence ilmu-ilmu ke-Islaman dan manajerial kampus semakin diakui oleh instansi lain. Pengakuan ini setidaknya terlihat dari acara studi banding Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Jakarta ke IAIN Tulungagung pada Rabu 20 Agustus 2014. Dalam acara yang dihelat di Aula lantai 3 Gedung Rektorat itu, Kombes Pol Drs. Erwin Triwanto, S.H, sebagai ketua rombogan menyampaikan bahwa IAIN Tulungagung merupakan salah satu perguruan tinggi yang dikunjungi sebagai media pembelajaran bagi pengembangan STIK-PTIK. Hadir dalam acara studi banding itu, Rektor IAIN Tulungagung, seluruh Wakil Rektor, para Dekan, Kepala Biro AUAK, dan pejabat-pejabat lainnya.

Studi banding STIK-PTIK tersebut mengambil tema “Revisi Statuta STIK-PTIK dan Penetapan Jabatan Fungsional 

 
Selasa, 19 Agustus 2014 09:21

(Tulungagung) “Tulungagung menempati peringkat ketiga jumlah kasus HIV-AIDS se-Provinsi Jawa Timur,” demikian kata Nurqomariah, S.K.M, M.Kes dalam acara Kampanye Penanggulangan HIV-AIDS pada Senin, 18 Agustus 2014 di Aula lantai 3 Gedung Rektorat IAIN Tulungagung. Realitas ini tentu sebuah fakta yang memprihatinkan. Dalam Kampanye yang diikuti oleh 25 mahasiswa perwakilan dari berbagai fakultas di IAIN Tulungagung ini, Nurqomariah juga memaparkan fakta terjadinya pergeseran kasus AIDS dari kelompok umur yang lebih tua ke kelompok umur yang lebih muda.

“Kelompok umur dengan AIDS tertinggi adalah kelompok umur 20-29 tahun dan 30-39 tahun. Penyebab 

 

Page 79 of 96

<< Start < Prev 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 Next > End >>
Hubungi Kami

Jl.Mayor sujadi timur No 46 Tulungagung
0355 - 321513

0355 - 321656

info[at]iain-tulungagung.ac.id